BALI ROYAL HOSPITAL, rumah sakit yang berlokasi di wilayah civic centre Renon tepatnya di Jl. Letda Tantular No. 6 Denpasar yang diresmikan pada tanggal 17 Juli 2010 terdiri dari 4 lantai dan basement,dengan gaya arsitektur modern minimalis. Rumah sakit ini didirikan mengingat banyaknya permintaan masyarakat akan adanya pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus dapat menampilkan sebuah citra sarana pelayanan kesehatan yang berada di BALI,sebagai salah satu pusat tujuan wisata dunia.
24-December-2011
Segenap Direksi dan Staff Bali Royal Hospital mengucapkan Selamat Hari Natal 25 Desember 2011 dan Tahun Baru 2012. Semoga Tuhan selalu memberkati.
21-September-2011
Pada tanggal 18 September 2011 BROS turut serta ambil bagian dalam acara "Bankers Go Surf" yang diadakan di pantai Double Six, Seminyak....
19-July-2011
Dalam memeriahkan peringatan hari ulang tahun pertama, Bali Royal Hospital (BROS) menggelar "Bali Royal Hospital Fun Bike", Minggu 10 Juli 2011) di Jalan Letda Tantular No.6 Denpasar. Kegiatan yang berlangsung semarak dan diikuti sekitar 2.500 orang pecinta olehraga bersepeda, dibuka secara resmi oleh Direktur Utama Bali Royal Hospital dr. Putu Arya Yudanegara, Sp.OG,MARS.
Fun bike berlangsung dalam suasana kekeluargaan dimana start dan finish berlangsung di depan Rumah Sakit Bali Royal. Peserta mengayuh sepeda sekitar 10 kilometer untuk mendapatkan door prize menarik seperti satu unit sepeda motor, lima unit standing fan, lima buah sepeda dan berbagai door prize menarik lainnya.
14-December-2011
Sabtu, 13 Agustus 2011, Bali Royal Hospital menggelar Kelas Infertilitas. Acara yang diperuntukkan bagi masyarakat umum khususnya pasangan yang belum dikarunia buah hati ini, membahas secara tuntas tentang bagaimana kiat - kiat untuk mendapatkan buah hati. Dr. I.B. Putra Adnyana, Sp.OG(K) selaku pembicara menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan. Tidak hanya itu saja, para peserta kelas Infertilitas juga sangat antusias untuk berbagi pengalaman mereka seputar masalah reproduksi, serta berkonsultasi langsung mengenai proses inseminasi ataupun bayi tabung.
Dalam presentasinya, dr.Putra memaparkan secara jelas perbedaan antara proses inseminasi dan bayi tabung itu sendiri. Kendati 2 proses ini sudah menjadi solusi mutakhir dalam bidang kedokteran, namun dr.Putra menegaskan bahwa tingkat keberhasilan dari program bayi tabung adalah 40 - 50%. Banyak hal yang harus diketahui dan dilakukan oleh pasangan suami istri sebelum memutuskan untuk mengikuti program bayi tabung ini. Secara tegas, dr.Putra memaparkan bahwa pemeriksaan awal dan konseling sangat penting untuk dilakukan dalam program bayi tabung ini. Namun, faktor usia juga tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan demi keberhasilan dalam program bayi tabung.
Kelas Infertilitas yang baru pertama diadakan ini rupanya mendapat perhatian yang sangat tinggi dari peserta yang hadir sabtu kemarin. Tim Royal IVF sendiri sudah merencanakan untuk menggelar kelas ini secara rutin setiap bulannya, dengan topik yang berbeda dan lebih menarik. Rencananya, kelas ini akan diadakan sekitar minggu ke dua di bulan September. Bahkan, tim Royal IVF akan melebarkan sayapnya untuk melakukan seminar dan sosialisasi Bayi Tabung sebagai salah satu unggulan BROS di luar daerah Bali. "Untuk informasi selengkapnya, silahkan tunggu kabar menarik ini dari Tim Royal IVF Bali Royal Hospital," tutur dr.Putra mengakhiri kelas ini.
12-August-2011
IKUTILAH!!!
Round Table Discussion " Empiric Treatment of Complicated Intra Abdominal Infection", untuk dokter umum & Spesialis.
Pembicara : dr. I Made Susila Utama, Sp.PD
Jumat, 12 Agustus 2011, Pukul 11.30 - selesai
Tempat : Imperium Hall Bali Royal Hospital
Informasi lebih lanjut, hubungi Sutikno ( 0878 6235 2348 )
Design & Programming By Wirarama Wedashwara On 2010